Tentang Saluran Air
SALURAN AIR
"Apa yang kau lakukan kalau kota tempatmu tinggal ternyata sudah 'dijual' sejak tahun 1867?"
Rangga Aditya hanya ingin tidur. Tapi insomnia-nya membuka pintu ke dunia yang seharusnya terkubur bersama ayahnya di Saluran Air Banjir Kanal Barat.
Satu nama menggantung di setiap sudut kota yang kelam: Van der Meer β keturunan pejabat Belanda yang ritualnya masih hidup, masih haus, dan masih menunggu datangnya jiwa ketujuh.
ποΈ Teror Yang Mengintai Rangga:
Dari Kemang ke Monas, dari Gedung Sate ke ruang bawah tanah yang terlupakan β Rangga harus menghadapi kenyataan paling mengerikan:
"Jakarta bukan sekadar kota. Jakarta adalah pengorbanan. Dan sekarang, pengorbanan itu menginginkan dirinya."
Bukan sekadar cerita horor biasa. Ini adalah pengakuan bahwa di balik gemerlap lampu kota, ada sesuatu yang bernapas di kegelapan saluran air... Menunggumu.
Siapkah kau mendengar telepon jam 3 pagi? π°οΈ
E-Book Horror Spesial β’ Akses instan 24/7 setelah pembayaran











