Tentang Surat Kecil untuk Ibu di Bintang
Novel ini akan membuatmu menangis.
"Tapi lebih dari itu, novel ini akan membuatmu percaya bahwa sekeras apapun hidup, cinta selalu punya cara untuk menang."
SURAT KECIL UNTUK
IBU DI BINTANG
Namanya Nara. Usianya baru sepuluh tahun. Saat teman sebayanya mengejar capung, Nara berjalan sendirian di jalanan berdebu, menjajakan es lilin demi menyelamatkan nyawa ibunya yang sekarat.
Dua kali seminggu. Tiga ratus lima puluh ribu rupiah. Itu harga mati yang harus ia bayar agar ibunya tetap bisa bernapas.
Namun ketika sebuah pilihan keji membawa malapetaka baru—adik kecilnya diculik, tanah leluhurnya dirampas, dan seluruh sistem seolah bersekongkol melawannya—Nara harus menemukan keberanian yang bahkan tidak dimiliki orang dewasa.
Kisah tentang air mata yang akhirnya berubah menjadi kekuatan. 🌟
Apa Kata Mereka?
"Saya harus berhenti tiga kali saat membaca. Bukan karena bosan, tapi karena air mata terus mengaburkan pandangan. Kisah Nara mengingatkan saya pada jutaan anak Indonesia yang berjuang dalam diam."
— Audi (23th, Mahasiswa)
"Novel ini seperti tamparan. Saya yang sering mengeluh soal hidup, dibuat malu oleh seorang anak kecil fiktif bernama Nara. Wajib baca untuk siapa pun yang butuh diingatkan tentang arti syukur."
— Dinda (19th, Bookstagrammer)
"Latar Indonesia yang kental terasa nyata. Saya seperti menonton film, bukan membaca buku. Air mata saya tumpah di bab terakhir. Bukan karena sedih, tapi karena haru."
— Rama (28th, Pekerja Swasta)
Ini Bukan Ebook Biasa
👉 Ikuti perjalanan hidup Nara dan temukan arti keteguhan.
*Ketuk tombol di bawah ini untuk mulai membaca kisah utuhnya.











