The Time Machine
Public Domain

The Time Machine

11 dilihat

The Time Machine (Mesin Waktu) paling dikenal sebagai novel fiksi ilmiah klasik tahun 1895 karya H. G. Wells. Karya inilah yang mempopulerkan konsep perjalanan waktu menggunakan kendaraan atau alat khusus di dunia fiksi.

Harga
Gratis
*Periksa detail produk untuk informasi isi, akses dan lisensi.
Produk Digital Akses Praktis Detail Jelas Pembayaran Aman
DETAIL PRODUK

Tentang The Time Machine

Cerita berpusat pada seorang ilmuwan jenius di era Victoria, London, yang hanya dikenal sebagai Sang Penjelajah Waktu (The Time Traveller). Ia berhasil menciptakan sebuah mesin yang mampu menembus dimensi keempat: waktu. Untuk membuktikan teorinya kepada rekan-rekannya, ia melakukan perjalanan luar biasa sejauh 800.000 tahun ke masa depan, tepatnya ke tahun 802.701 Masehi. 

Setibanya di masa depan yang sangat jauh itu, ia mendapati Bumi telah berubah total dan umat manusia telah berevolusi menjadi dua spesies yang sangat bertolak belakang: 

  • Kaum Eloi: Makhluk bertubuh mungil, elegan, dan rapuh yang hidup damai di atas permukaan Bumi. Mereka hidup santai, tampak bahagia, dan tidak memiliki kekhawatiran ataupun beban kerja keras. 
  • Kaum Morlock: Makhluk mirip kera bertubuh pucat yang tinggal di kegelapan bawah tanah. Berbeda dengan Eloi yang lemah, Morlock adalah kaum pekerja yang kasar, kuat, dan mengoperasikan mesin-mesin bawah tanah. 

Awalnya, Sang Penjelajah Waktu mengira ia telah menemukan utopia tempat manusia hidup tanpa konflik. Namun, situasi berubah menjadi menegangkan ketika mesin waktunya mendadak hilang dicuri. Mau tidak mau, ia harus menjelajahi dunia asing tersebut demi menemukan kembali mesinnya agar bisa pulang. 

Dalam pencarian itu, ia mengungkap rahasia kelam di balik hubungan kedua spesies tersebut. Kaum Eloi yang tampak hidup bak bangsawan rupanya sengaja "diternakkan" dan diberi makan oleh kaum Morlock bawah tanah. Saat malam tiba dan kegelapan melanda, kaum Morlock akan naik ke permukaan untuk memburu dan memakan kaum Eloi. Melalui metafora ekstrem ini, cerita menyajikan kritik sosial yang tajam terhadap kesenjangan kelas antara kaum borjuis (kaya) dan kaum buruh (pekerja) pada zaman Inggris Victoria. 

Setelah berhasil merebut kembali mesinnya dari cengkeraman kaum Morlock, Sang Penjelajah Waktu melompat lebih jauh lagi ke masa depan. Di sana ia menyaksikan akhir dari riwayat Bumi yang semakin mendingin, sepi, dan sekarat sebelum akhirnya ia berhasil kembali ke zamannya sendiri untuk menceritakan kisah tersebut.

MUNGKIN ANDA SUKA

Produk Terkait

KAYA50Aplikasi
GRATIS

KAYA50

Aplikasi "KAYA50" hadir untuk membantu Anda mengenali posisi finansial saat ini dan menemukan arah langkah pasti...

Gratis
Ambil gratis
PELAJARI LEBIH LANJUT

Artikel Terkait

Gudang Harta Maya

Gudang Harta Maya

Guhamaya.com adalah platform terpadu yang menyediakan berbagai macam produk digital—mulai dari ebook, aplikasi, generator, aset kreatif, ...

Baca panduan
Tanya Produk